Indramayujeh.com, Indramayu – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu terus berupaya melakukan berbagai langkah dalam peningkatan serta cakupan layanan kesehatan bagi masyarakat. Salah satunya mendorong keikutsertaan masyarakat dalam jaminan kesehatan sebagai bentuk proteksi kesehatan guna tercapainya Universal Health Coverage (UHC).
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) sebagai lembaga yang menyelenggarakan program jaminan sosial di Indonesia, terus berkolaborasi dan bersinergi dengan Pemkab Indramayu sehingga masyarakat dapat mengoptimalkan manfaat jaminan kesehatan tersebut.
Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati (Wabup) Indramayu, Syaefudin, saat membuka kegiatan Sosialisasi Perjanjian Kerja Sama JKN-KIS dan Pencegahan Kecurangan Pada FKTP Wilayah Kabupaten Kuningan dan Kabupaten Indramayu.
Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor BPJS Kesehatan Cirebon di salah satu hotel di Kota Cirebon, pada Selasa, 4 Maret 2025.
Baca Juga: Pemkab Indramayu Prioritaskan Kesejahteraan Petani dengan Asuransi Usaha Tani
Syaefudin menjelaskan, pada tahun 2025, Pemkab Indramayu turut berupaya terus memproteksi masyarakat melalui jaminan kesehatan dengan mendaftarkan sebanyak 385.355 jiwa atau 19,8 persen dari jumlah penduduk pada tahun 2025, yang dibiayai melalui dana APBD sebesar Rp87.045.073.110.
Dia berharap adanya proteksi kesehatan tersebut menjadi dukungan pemerintah terhadap masyarakat, sehingga UHC yang merupakan sistem kesehatan yang memastikan setiap warga dalam populasi memiliki akses yang adil terhadap pelayanan kesehatan promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif bermutu dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat Indramayu.
“Kami akan terus berupaya meningkatkan proteksi kesehatan ini seiring dengan bertambahnya penduduk. Karena proteksi kesehatan ini merupakan hal yang penting,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Cabang Kantor BPJS Kesehatan Cirebon, Adi Darmawan, menyampaikan apresiasi atas berbagai langkah yang dilakukan Pemkab Indramayu dalam memberikan proteksi kesehatan terhadap warganya.
Adi menyebut hingga saat ini capaian cakupan kepesertaan BPJS Kesehatan program JKN untuk Kabupaten Indramayu telah mencapai 99,44 persen dengan tingkat keaktifan peserta 75,27 persen, dan itu merupakan hal yang luar biasa.
Selain itu, dirinya juga menyampaikan bahwa kolaborasi dan sinergi antara BPJS Kesehatan dan Pemkab Indramayu terus ditingkatkan, terbukti bahwa dalam waktu dekat BPJS Kesehatan akan membuka pelayanan Fullday Service dari Senin hingga Jumat, dengan jam operasional mulai dari pukul 08.00 hingga 15.00 WIB yang berlokasi di Mall Pelayanan Publik (MPP).
Adi mengklaim, nantinya layanan ini akan menjadi yang pertama se-Indonesia dan diharapkan hadirnya layanan ini dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat Kabupaten Indramayu dalam memperoleh pelayanan BPJS Kesehatan. (*)